Toga Marbun: Akar Sejarah, Silsilah, dan Peran dalam Budaya Batak Toba

Toga Marbun adalah nama leluhur yang menjadi cikal bakal dari marga Marbun, salah satu marga besar dalam masyarakat Batak Toba. Marga ini memiliki posisi penting dalam sistem kekerabatan (tarombo) Batak, terutama karena merupakan keturunan dari salah satu tokoh leluhur yang sangat dihormati, Si Raja Naipospos.

1. Asal Usul dan Silsilah

A. Keturunan Si Raja Naipospos

Toga Marbun adalah putra dari Si Raja Naipospos dan istrinya yang kedua, boru Pasaribu. Si Raja Naipospos sendiri merupakan salah satu tokoh leluhur penting dalam silsilah Batak.

  • Leluhur Utama: Si Raja Naipospos
  • Istri Kedua Si Raja Naipospos: Boru Pasaribu
  • Anak: Toga Marbun

Menurut tradisi silsilah Batak, Si Raja Naipospos memiliki lima orang putra. Toga Marbun adalah satu-satunya putra yang lahir dari istri kedua boru Pasaribu. Meskipun dalam urutan waktu kelahiran diyakini bahwa Marbun lahir setelah putra sulung dari istri pertama (Sibagariang), dalam penulisan tarombo yang umum, keturunan dari istri kedua sering kali diletakkan di urutan terakhir, menjadikan Marbun sering disebut sebagai putra bungsu (kelima) dari Si Raja Naipospos.

Rumpun marga keturunan Raja Naipospos meliputi:

  1. Sibagariang
  2. Hutauruk
  3. Simanungkalit
  4. Situmeang
  5. Marbun

B. Marga Turunan Toga Marbun

Toga Marbun kemudian memiliki tiga orang putra yang menurunkan sub-marga (percabangan marga) dari Marbun, yaitu:

  1. Marbun Lumbanbatu
  2. Marbun Banjarnahor
  3. Marbun Lumbangaol

Keturunan dari ketiga putra ini tersebar luas di berbagai daerah di Tanah Batak, dengan daerah asal mula marga Marbun secara umum adalah Bakkara, yang kini berada di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

2. Padan (Perjanjian Adat)

Dalam sistem adat Batak, dikenal adanya Padan atau perjanjian khusus antar marga yang dilarang untuk saling menikah (manjalo boru). Padan ini seringkali terjadi karena ada hubungan sejarah atau janji leluhur.

  • Padan Marga Marbun: Marga Marbun secara umum memiliki Padan dengan marga Sihotang.
  • Padan Marga Turunan:
  • Marbun Lumbanbatu memiliki Padan dengan marga Purba.
  • Marbun Banjarnahor memiliki Padan dengan marga Manalu.
  • Marbun Lumbangaol memiliki Padan dengan marga Debata Raja (Simamora).

Padan ini merupakan warisan budaya yang sangat dipegang teguh dan berfungsi untuk menjaga tali persaudaraan antar marga.

๐Ÿ‘๏ธ
50dilihat
โค๏ธ
1suka

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

Login untuk menambahkan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!