Marga Siregar: Sejarah, Silsilah Tarombo, dan Identitas Siampudan Raja Lontung
Menelusuri jejak Marga Siregar, sang putra bungsu yang membawa nama besar dari Muara hingga ke penjuru dunia.
Asal-Usul Marga Siregar
Marga Siregar adalah putra bungsu atau siampudan dari Raja Lontung dan ibunya Si Boru Pareme. Sebagai anak terakhir dari delapan bersaudara, Siregar memiliki kedudukan istimewa dalam struktur adat Toga Lontung. Tanah asal atau Bona Pasogit marga ini berada di wilayah Muara, Tapanuli Utara.
Meskipun berasal dari satu ayah, marga Siregar berkembang menjadi empat kelompok besar yang masing-masing memiliki sejarah dan persebaran yang sangat masif di tanah Batak.
Silsilah Siregar: Empat Keturunan Utama
Leluhur Siregar memiliki empat orang putra yang kemudian menjadi pilar utama marga ini. Dalam bahasa sehari-hari, mereka sering disebut sebagai "Siregar Salapan" (merujuk pada jumlah cucu/cicit), namun intinya berakar pada empat bapak (opat ama):
- Siregar Silo: Keturunan tertua yang memiliki sejarah kuat di wilayah Muara dan Tapanuli Selatan.
- Siregar Dongoran: Dikenal memiliki peran penting dalam tatanan sosial dan kepemimpinan adat.
- Siregar Silali: Keturunan yang menyebar luas dengan berbagai sub-marga di bawahnya.
- Siregar Siagian: Keturunan bungsu dari garis Siregar yang juga memiliki populasi yang besar.
Posisi Siregar dalam Toga Lontung
Dalam urutan persaudaraan "Lontung Si Walu Ama", Siregar menempati posisi kedelapan atau yang paling muda. Berikut urutan lengkapnya:
- Sinaga
- Situmorang
- Pandiangan
- Nainggolan
- Simatupang
- Aritonang
- Siregar
Sebagai siampudan, keturunan Siregar sering kali dianggap sebagai "kesayangan" dalam keluarga besar Lontung, namun tetap memegang tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan kakak-kakaknya.
Persebaran Geografis dan Budaya
Marga Siregar merupakan salah satu marga Batak dengan persebaran paling luas. Sebagian tetap tinggal di wilayah Toba (Muara), namun sebagian besar bermigrasi ke wilayah selatan seperti Sipirok, Angkola, dan Mandailing. Hal ini menyebabkan marga Siregar dapat ditemukan baik dalam identitas Batak Toba maupun Batak Angkola/Mandailing.
Informasi ini disusun berdasarkan berbagai sumber sejarah lisan, buku Tarombo, dan tradisi turun-temurun. Dikarenakan luasnya keturunan marga Siregar, versi silsilah mungkin berbeda di beberapa daerah. Kami sangat menghargai koreksi dan tambahan informasi untuk memperkaya catatan sejarah ini.